Halaman

Rabu, 20 November 2013

SUCCESSFUL WOMAN WANNA BE

Saya tahu saya terlampau banyak menyulitkan keluarga saya. Saya hanya bisa membebani mereka tanpa bisa memberi bantuan apa apa. Sampai detik ini pun sama. Bahkan lebih. Mimpi saya sangat besar. Jalan  fikiran saya  juga berbeda dengan kebanyakan teman teman saya. walaupun dari keluarga yang tidak berada saya ingin melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya.

Teringat perkataan guru bimbingan konseling pada saya “mending kamu nyusahin keluarga kamu sekarang, daripada nanti”. Ya saya masih ingat betul perkataan beliau. Ketika saya kelas tiga SMA dan mengutarakan niat saya yang ingin melanjutkan kuliah namun namun terbentur  dengan ekonomi keluarga yang tidak mendukung.  namun dengan besar hati saya memutuskan dan meminta pada keluarga untuk mengabulkan permintaan saya yang satu ini.

Dan alhamdulillah saya mempunyai keluarga yang teramat sangat pengertian. Mengerti jika pendidikan itu penting. Harapan besar ada di pundak saya. Harapan bagi seluruh keluar ga saya. Ya saya di harapkan akan bisa merubah nasib keluarga saya ke arah yang lebih baik. Meningkatkan kualitas hidup keluarga saya. Meniaikan financial yang menjadi kelemahan keluarga saya. ya saya..

Tidak ada waktu untuk duduk manis. berbaring santai atau pergi kesana kemari. fokus pada mimpi. fokus pada tujuan hidup ini. terserah jika ada yang bilang hidup saya terkesan kaku tapi ini tidak lain hanya untuk mendapat apa yang saya cita-citakan. PERBAIKAN NASIB..

Ya sudahlah yaaa let it flow. Namanya juga hidup pasti ada kalanya dihadapkan dengan masalah. Masalah datang bukan untuk menjadikannya sebagai penghambat. Namun masalah yang ditemui adalah sebuah proses yang harus di lalui untuk penguat mental dan kedewasaan. Live is never flat kata Agnes, ehehheh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar